Seputar Publik / Berita

Pemprov Banten Perluas Akses Layanan Kesehatan Lewat Program Banten Sehat, Warga Lebak dan Pandeglang Kini Lebih Mudah Berobat

Program Banten Sehat menghadirkan pemerataan layanan kesehatan melalui pengoperasian rumah sakit baru, penguatan tenaga medis, layanan spesialistik, serta Klinik Mobile untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil, pesisir, dan kepulauan.
Gubernur Banten Andra Soni; Gubernur Banten Andra Soni; "Program Banten Sehat terus memperluas akses layanan kesehatan melalui RSUD baru, Klinik Mobile, serta penguatan tenaga medis demi menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan merata bagi masyarakat Banten.

Setiap unit Klinik Mobile dilengkapi dokter umum, perawat, apoteker, alat USG, EKG, x-ray, laboratorium mini, serta layanan telemedicine yang terhubung dengan dokter spesialis. Seluruh layanan pemeriksaan maupun pemberian obat diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Masyarakat Apresiasi Program Banten Sehat

Program Banten Sehat mendapat respons positif dari masyarakat.

Ketua Adat Kesepuhan Neglasari, Kecamatan Cilograng, Abah Omik, menilai keberadaan RSUD Cilograng telah memangkas waktu tempuh warga yang sebelumnya harus menuju Pelabuhanratu atau RSUD Malingping saat membutuhkan pelayanan darurat.

Meski demikian, ia berharap pemerintah terus melengkapi fasilitas poliklinik agar pelayanan semakin optimal.

Hal senada disampaikan Aldi Kusuma, warga Desa Babadsari, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang. Ia mengaku kini akses menuju layanan kesehatan menjadi jauh lebih mudah.

> "Sekarang hanya sekitar lima menit menuju RSUD Labuan. Pelayanannya ramah dan responsnya cepat. Harapan kami, kapasitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) bisa diperluas karena sering penuh," ujarnya.

Melalui Program Banten Sehat, Pemprov Banten menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin merata, berkualitas, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat hingga ke wilayah terpencil. (Adv)*

Tulis Komentar

Komentar