Komitmen pengelola kampus, baik swasta maupun negeri, sangat krusial, sebab sudah banyak kasus di mana satuan tugas mengalami beban berlebih, beberapa satuan tugas harus bubar karena minimnya dukungan, hingga mengundurkan diri karena mengalami depresi akibat tidak adanya sistem dukungan yang baik dari kampus.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para anggota satuan tugas tidak hanya belajar dan memahami kompleksitas persoalan, namun lebih penting lagi berjejaring antar kampus dan lembaga layanan.
Menurutnya, program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang digagas oleh Nadiem dapat menjadi peluang, misalnya kampus dapat bekerjasama dengan Lembaga Bantuan Hukum atau Forum Pengada Layanan melalui skema magang, sehingga baik LBH maupun FPL dapat memperoleh tambahan personel, mahasiswa dapat meningkatkan skill dan pengalaman, dan kampus memiliki dukungan terutama ketika terjadi kebutuhan yang mendesak seperti rumah aman atau bahkan jika satuan tugas mengalami gugatan.
“Kampus harus berpikir kreatif dan inovatif, tidak lagi menjadikan kekerasan dan penanganannya sebagai business as usual, hingga ekosistem kampus aman dapat segera terwujud,” tandasnya.
(Zarkasi)
Komentar