Seputar Publik / Berita

PTPN I Perkuat Branding Produk Hilir, Bidik Pasar Ritel dan Konsumen Akhir

Strategi hilirisasi diarahkan untuk menghidupkan kembali merek seperti Teh Walini, Kopi Banaran, Kopi Rollaas hingga produk cerutu serta mengoptimalkan aset perusahaan sebagai pusat pertumbuhan bisnis.
PTPN I memperkuat strategi branding dan pemasaran produk hilir sebagai bagian dari akselerasi hilirisasi komoditas perkebunan dan perluasan akses pasar kepada konsumen. PTPN I memperkuat strategi branding dan pemasaran produk hilir sebagai bagian dari akselerasi hilirisasi komoditas perkebunan dan perluasan akses pasar kepada konsumen.

Hilirisasi Harus Sampai ke Konsumen

Abdul Rivai Ras menilai program hilirisasi yang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah menjadi peluang strategis bagi PTPN I untuk meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan.

Menurutnya, hilirisasi tidak cukup berhenti pada proses produksi. Produk juga perlu memiliki merek yang kuat, akses pasar yang luas, serta mampu menciptakan pengalaman yang mendorong konsumen untuk kembali memilih produk perusahaan.

“Hilirisasi tidak berhenti ketika produk selesai diproduksi. Hilirisasi baru berhasil ketika produk sampai ke tangan konsumen, digunakan, dibeli kembali, dan menjadi pilihan utama masyarakat. Di situlah nilai tambah benar-benar tercipta,” katanya.

Dekatkan Produk PTPN I dengan Konsumen

PTPN I memiliki sejumlah modal untuk mengakselerasi strategi tersebut, termasuk portofolio merek yang telah dikenal serta belasan ribu karyawan yang tersebar di berbagai wilayah operasional.

Abdul Rivai Ras mengatakan insan perusahaan perlu menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan memperkuat merek-merek PTPN I.

Tulis Komentar

Komentar