Hilirisasi Harus Sampai ke Konsumen
Abdul Rivai Ras menilai program hilirisasi yang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah menjadi peluang strategis bagi PTPN I untuk meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan.
Menurutnya, hilirisasi tidak cukup berhenti pada proses produksi. Produk juga perlu memiliki merek yang kuat, akses pasar yang luas, serta mampu menciptakan pengalaman yang mendorong konsumen untuk kembali memilih produk perusahaan.
“Hilirisasi tidak berhenti ketika produk selesai diproduksi. Hilirisasi baru berhasil ketika produk sampai ke tangan konsumen, digunakan, dibeli kembali, dan menjadi pilihan utama masyarakat. Di situlah nilai tambah benar-benar tercipta,” katanya.
Dekatkan Produk PTPN I dengan Konsumen
PTPN I memiliki sejumlah modal untuk mengakselerasi strategi tersebut, termasuk portofolio merek yang telah dikenal serta belasan ribu karyawan yang tersebar di berbagai wilayah operasional.
Abdul Rivai Ras mengatakan insan perusahaan perlu menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan memperkuat merek-merek PTPN I.
Komentar