“Tahun ini kami memproyeksikan pencapaian produktivitas di angka 24,5 ton per hektare. Dari sisi kemitraan, pembelian TBS dari program PSR ditargetkan mencapai 1 juta ton, melampaui rata-rata tahun sebelumnya yang berada di kisaran 900 ribu ton. Hal ini diharapkan bermuara pada capaian estimasi laba sebesar Rp3,1 triliun,” urai Sori di hadapan para petani mitra.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, total lahan kemitraan PTPN IV Regional III tercatat lebih dari 15.000 hektare dengan keterlibatan sekitar 7.500 petani.
Komposisi lahan yang dipaparkan meliputi 8.700 hektare Tanaman Menghasilkan (TM) dan 2.300 hektare Tanaman Belum Menghasilkan (TBM). Angka tersebut perlu dibaca sesuai kategori lahan yang disebutkan dalam paparan perusahaan.
Sori juga mencontohkan KUD Tunas Muda sebagai salah satu mitra yang mencatat produktivitas 21,3 ton per hektare pada fase TM 2. Menurut keterangan yang disampaikan, capaian itu berada 43 persen di atas standar Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS).
Dalam perkembangan program peremajaan kebun mitra, PTPN IV Regional III melaporkan telah memperoleh Rekomendasi Teknis (Rekomtek) untuk lahan seluas 3.100 hektare. Luasan tersebut setara sekitar 70 persen dari target 4.500 hektare yang ditetapkan untuk 2026.
Komentar