Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyudha, menilai kolaborasi dengan petani sawit rakyat merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan industri kelapa sawit nasional.
“Di peta sawit nasional, luasan PTPN berada di kisaran 5 persen. Kita tidak akan bisa bersaing dengan 53 persen pihak swasta jika berdiri sendiri. Kekuatan baru akan tercipta jika kita menggandeng dan mengintegrasikan 42 persen kekuatan petani sawit rakyat,” jelas Arya dalam sambutannya.
Sebagai bentuk evaluasi kinerja sekaligus apresiasi terhadap kemitraan yang telah berjalan, Arya menyampaikan bahwa PTPN IV meluncurkan program PSR Award pada 2026.
Program tersebut dirancang sebagai tolok ukur akuntabilitas perusahaan kepada para mitra sekaligus mendorong percepatan pelaksanaan program peremajaan kebun sawit rakyat.
“Harapannya, pasca PSR Award, terjadi akselerasi program peremajaan yang lebih masif ke depannya,” imbuhnya.
Dari sisi operasional, Pelaksana Tugas (Plt.) Region Head PTPN IV Regional III, Sori P. Ritonga, memaparkan proyeksi kinerja perusahaan pada 2026, mulai dari produktivitas kebun, penyerapan TBS dari petani mitra, hingga estimasi laba.
Komentar