“Jumlah pohon yang terus kami tambah setiap tahunnya hingga mencapai lebih dari 76 ribu pohon merupakan bentuk komitmen nyata menghadapi kondisi cuaca dan lingkungan yang semakin tidak menentu. Menanam dalam skala besar sangat penting, namun yang tidak kalah penting adalah memastikan pohon-pohon tersebut tumbuh dan terawat dengan baik. Karena itu kami melibatkan masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaganya,” ujar Jatmiko.
Menurutnya, program penghijauan tersebut juga berkaitan erat dengan upaya menjaga kualitas sanitasi lingkungan dan keberlangsungan sumber air masyarakat. Program ini berjalan seiring dengan kegiatan normalisasi sungai di sekitar area perkebunan.
“Pohon dan air bersih memiliki hubungan yang sangat erat. Akar pohon membantu menahan tanah agar tidak tergerus ke sungai. Dengan demikian, sedimentasi dapat ditekan, kualitas air tetap terjaga, dan risiko banjir dapat diminimalkan. Pada akhirnya masyarakat memperoleh manfaat berupa sumber air yang lebih bersih dan sehat,” jelasnya.

IKBI, Karyawan, dan Warga Bergotong Royong Tanam 1.000 Pohon
Komentar