Anggota Polri yang terlibat, Aiptu Ikhwan Mulyadi, selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada Sudrajat dan masyarakat.
> “Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kegaduhan yang timbul akibat video yang sempat beredar luas di media sosial,” kata Ikhwan.
Ia menjelaskan, tindakan tersebut berawal dari laporan warga yang khawatir adanya peredaran makanan berbahaya. Namun, ia mengakui pihaknya terlalu cepat menyimpulkan tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari instansi berwenang.
> “Kami menyadari seharusnya proses klarifikasi dan verifikasi dilakukan terlebih dahulu sebelum memberikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Pedagang Kecil Terdampak
Ikhwan juga secara khusus meminta maaf kepada Sudrajat yang usahanya terdampak akibat tudingan tersebut.
> “Kami turut merasakan bagaimana situasi ini dapat memengaruhi usaha dan kehidupan beliau sebagai pedagang kecil yang mencari nafkah untuk keluarga,” katanya.
Ia menegaskan tidak ada niat untuk mencemarkan nama baik pedagang, sekaligus meminta maaf kepada masyarakat atas keresahan dan potensi sentimen negatif terhadap institusi TNI dan Polri.
Komitmen Perbaikan Prosedur
Ke depan, aparat berkomitmen lebih berhati-hati, mengedepankan prosedur, serta memastikan setiap informasi telah melalui verifikasi ilmiah sebelum disampaikan ke publik.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam menangani informasi sensitif agar tidak merugikan masyarakat kecil sekaligus menjaga kepercayaan publik. [Red]
Komentar