Karier awal Anton banyak bersentuhan dengan fungsi reserse. Pengalaman tersebut kemudian membawanya terlibat dalam penanganan sejumlah perkara yang mendapat perhatian publik.
Pikiran Rakyat mencatat keterlibatan Anton dalam pengusutan kasus Marsinah pada 2000 dan perkara Munir ketika bertugas di lingkungan Polda Metro Jaya. Pada 2003, Anton juga bertugas di Bareskrim Polri sebagai Kanit III Direktorat I Keamanan dan Kejahatan Transnasional.
Sumber yang sama mencatat Anton telah menduduki 27 posisi jabatan sepanjang kariernya di kepolisian, dengan jabatan terakhir sebagai Wakalemdiklat Polri.
Menjadi Kadiv Humas Polri
Salah satu fase penting dalam perjalanan karier Anton terjadi ketika ia dipercaya menjabat Kepala Divisi Humas Polri.
ANTARA mencatat Anton secara resmi menjabat Kadiv Humas Polri pada Maret 2015, setelah sebelumnya bertugas sebagai Karobindiklat Lemdikpol.
Pengalaman di bidang reserse dan komunikasi publik kemudian menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebelum dipercaya menduduki sejumlah jabatan kepala kepolisian daerah.
Komentar