Seputar Publik / Opini

Budaya Ki Sunda di Tanah Kelahirannya: Menjaga Amanat Leluhur dan Merawat Kedaulatan Identitas

Penulis: Abah Anton Charliyan (Ketua Umum Majelis Adat Sunda) bersama Kang Martin B. Chandra (Koordinator Bandung Ngariung)
Abah Anton Charliyan (Ketua Umum Majelis Adat Sunda) bersama Kang Martin B. Chandra (Koordinator Bandung Ngariung). Abah Anton Charliyan (Ketua Umum Majelis Adat Sunda) bersama Kang Martin B. Chandra (Koordinator Bandung Ngariung).

Sebagai masyarakat Sunda, kita memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa bahasa, seni, tradisi, serta nilai-nilai luhur leluhur tetap hidup di tengah masyarakat.

Mulailah dari hal sederhana: berbangga menggunakan bahasa Sunda, mengenakan pakaian adat tanpa rasa canggung, menghargai kesenian tradisional, serta mengenalkan budaya kepada generasi muda.

Karena sejatinya, ketika budaya tetap hidup, maka jati diri pun akan tetap tegak.

Cag, Ah... Ki Sunda geura hudang. Ulah nepi ka jati kasilih ku junti.

Mari bersama menjaga kabuyutan, merawat warisan, dan memastikan budaya Sunda tetap menjadi tuan rumah yang terhormat di tanah kelahirannya sendiri.

Hatur nuhun.

Rampes..🙏

Tulis Komentar

Komentar