Seputar Publik / Berita

Buku “22 Hari Belajar Parenting” Hadir di Tengah Masifnya Konten Digital, Ini Standar Ketat Erlangga

Ditujukan terutama bagi orang tua baru, buku karya 22 penulis ini mengangkat pentingnya referensi parenting yang kredibel di tengah derasnya informasi media sosial.
Imam Fachdrian, Koordinator editor buku umum Erlangga (tengah) saat diskusi bedah buku 22 hari belajar parenting Imam Fachdrian, Koordinator editor buku umum Erlangga (tengah) saat diskusi bedah buku 22 hari belajar parenting

Imam juga mengungkapkan bahwa setiap naskah yang masuk ke Erlangga tidak serta-merta diterbitkan.

Ada sejumlah tahapan penyaringan yang harus dilalui untuk memastikan isi buku memenuhi standar penerbit.

Selain penggunaan bahasa, penerbit akan memperhatikan topik-topik sensitif yang dinilai tidak sesuai untuk diterbitkan.

“Untuk penggunaan bahasanya, lalu ada topik-topik yang sensitif, itu pasti tidak kami masukkan,” katanya.

Erlangga juga melakukan pemeriksaan terhadap sumber informasi yang digunakan dalam naskah. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan referensi yang dicantumkan benar-benar dapat dipercaya.

Tidak hanya isi naskah, latar belakang penulis juga menjadi bagian dari proses seleksi.

“Kami juga akan mengecek background dari penulisnya. Apakah penulisnya benar-benar punya kemampuan di bidang itu atau tidak,” ujar Imam.

Dengan proses tersebut, naskah yang diterima penerbit harus melalui penyaringan sebelum akhirnya dinyatakan layak diterbitkan.

Tulis Komentar

Komentar