Namun, Hendry mengingatkan bahwa berbagai informasi mengenai operasi keamanan seorang kepala negara perlu ditempatkan secara hati-hati. Informasi yang belum dikonfirmasi secara resmi tidak semestinya langsung diperlakukan sebagai fakta.
Dari Air Force One ke Truk Katering
Dalam catatannya, Hendry menyoroti cerita yang berkembang bahwa Trump terlihat menaiki tangga Air Force One seperti biasanya sebelum keberangkatan.
Setelah pintu pesawat ditutup, muncul dugaan bahwa sebuah truk katering kemudian berada di sisi pesawat. Dari sinilah berkembang spekulasi bahwa Trump dipindahkan menggunakan kendaraan tersebut untuk kemudian diterbangkan dengan pesawat lain.
Cerita tersebut semakin ramai setelah muncul pertanyaan wartawan mengenai kondisi jendela pesawat Air Force One yang disebut tertutup ketika pesawat bersiap meninggalkan Ankara.
Trump, sebagaimana dikutip dalam catatan tersebut, menjawab bahwa selalu ada ancaman dari Iran dan menyebut dirinya sebagai orang nomor satu dalam daftar ancaman tersebut.
Meski demikian, Hendry menekankan bahwa berbagai dugaan mengenai perpindahan Trump menggunakan truk katering dan penggunaan pesawat lain tetap perlu dibedakan antara informasi yang telah terverifikasi, laporan media, serta spekulasi yang berkembang di ruang publik.
Komentar