Kode Etik Jurnalistik tidak pernah melarang penggunaan metafora keras. Yang dilarang ialah fitnah, informasi bohong, serta tuduhan tanpa dasar verifikasi. Media arus utama karena itu cenderung memakai bahasa netral: “dugaan cacat prosedur”, “konflik agraria”, atau “indikasi pelanggaran izin”.
Substansinya sama: ketimpangan penguasaan lahan dan sumber daya.
Lihat kasus Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE). Proyek yang diluncurkan sejak 2010 itu semula dipromosikan sebagai lumbung pangan nasional. Luas konsesinya mencapai sekitar 1,2 juta hektar — lebih dari sepuluh kali luas Jakarta. Namun berbagai laporan organisasi lingkungan menunjukkan sebagian besar izin justru berkembang menjadi perkebunan sawit dan hutan tanaman industri, bukan kawasan pangan rakyat.
Laporan Greenpeace berjudul License to Clear pada 2021 menyoroti pembukaan hutan skala besar di Papua oleh sejumlah grup sawit. Sementara WALHI dalam Papua Bukan Tanah Kosong mencatat perubahan drastis ruang hidup masyarakat adat Malind di Merauke akibat ekspansi industri.
Komentar