Kissinger pada 1972 mendeklarasikan bahwa “perdamaian sudah dekat” di Vietnam namun Perjanjian Damai Paris yang dicapai pada Januari 1973 tidak lebih dari sekadar prolog untuk pengambilalihan terakhir Vietnam Selatan oleh Komunis dua tahun kemudian.
Pada 1973, selain perannya sebagai penasihat keamanan nasional, Kissinger diangkat menjadi Menteri Luar Negeri, yang membuatnya mendapatkan wewenang yang tidak tertandingi dalam urusan luar negeri.
Konflik Arab-Israel yang semakin intensif membuat Kissinger mesti bolak balik ke Timur Tengah yang menjadi h bentuk diplomasi yang sangat pribadi dan bertekanan tinggi yang membuatnya terkenal.
Tiga puluh dua hari yang dihabiskan untuk bolak-balik antara Yerusalem dan Damaskus membantu Kissinger menjalin perjanjian Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, antara Israel dan Suriah.
Dalam upaya mengurangi pengaruh Soviet, Kissinger menghubungi pesaing Utama Soviet, yakni China. Dia melakukan dua perjalanan ke sana, termasuk perjalanan rahasia untuk bertemu dengan Perdana Menteri Zhou Enlai. Hasilnya adalah pertemuan puncak nan bersejarah antara Nixon dan Mao di Beijing yang akhirnya memformalisasi hubungan antara kedua negara.
PERJANJIAN SENJATA STRATEGIS
Komentar