Seputar Publik / Berita

Mendagri Tito Dorong Percepatan Data Rumah Rusak Pascabencana Sumatera

Presiden memberikan perhatian besar terhadap percepatan pemulihan pascabencana banjir di Sumatera.
Mendagri Tito Karnavian, saat memimpin Rapat Koordinasi Pendataan Kerusakan Rumah, Fasilitas Umum, dan Jumlah Pengungsi Terbaru Pascabencana di Wilayah Sumatra, di Jakarta pada Selasa, (6/1/2026). Mendagri Tito Karnavian, saat memimpin Rapat Koordinasi Pendataan Kerusakan Rumah, Fasilitas Umum, dan Jumlah Pengungsi Terbaru Pascabencana di Wilayah Sumatra, di Jakarta pada Selasa, (6/1/2026).

Tito menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan skema bantuan bagi rumah rusak ringan dan sedang. Bantuan tersebut berupa pemberian uang kompensasi sebesar Rp15 juta untuk rusak ringan dan Rp30 juta untuk rusak sedang. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang rumahnya rusak berat atau hilang. Untuk itu selama menunggu pembangunan huntap, masyarakat dapat tinggal di hunian sementara (huntara) dan menerima Dana Tunggu Hunian (DTH).

Mendagri pun menekankan bahwa penyaluran bantuan tidak dapat dilakukan tanpa data yang jelas karena dikhawatirkan tidak dapat di pertanggung jawabkan. Oleh karena itu, ia meminta seluruh Pemda agar segera menetapkan seluruh data kerusakan rumah berdasarkan kategori rusak ringan, sedang, dan berat melalui keputusan kepala daerah. Sehingga data tersebut kemudian disampaikan kepada gubernur dan diteruskan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Kementerian Sosial untuk ditindaklanjuti.

“ Keinginan kita semua, yang rusak ringan dan rusak sedang ini secepat mungkin diberikan bantuan dan pembiayaan agar mereka bisa mulai bekerja, mulai beres-beres,” ujarnya.

  BACA JUGA: Mendagri Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Langsung Progres Pembangunan Infrastruktur di Tapsel

Tulis Komentar

Komentar