Seputar Publik / Berita

PWMOI Luncurkan Program Satu Desa Satu Wartawan, Dorong Pengawasan Pembangunan Desa

Program One Village, One Journalist ditujukan untuk memperkuat akses informasi dan pengawasan pembangunan, khususnya di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
PWMOI meluncurkan Program Satu Desa, Satu Wartawan (One Village, One Journalist) untuk mendorong penguatan akses informasi dan pengawasan pembangunan desa, khususnya di wilayah 3T. PWMOI meluncurkan Program Satu Desa, Satu Wartawan (One Village, One Journalist) untuk mendorong penguatan akses informasi dan pengawasan pembangunan desa, khususnya di wilayah 3T.

PWMOI Siapkan Kerja Sama Lintas Lembaga

Dalam pelaksanaannya, PWMOI menyatakan akan melakukan koordinasi dan kerja sama dengan sejumlah pihak, di antaranya Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qodari, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Kementerian Desa, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), Kementerian Pertahanan (Kemenhan), serta perusahaan di sektor telekomunikasi.

Program tersebut tidak hanya diarahkan pada penguatan jaringan wartawan di tingkat desa, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

PWMOI menyebut peserta program akan mendapatkan pendidikan dan pelatihan kompetensi jurnalistik serta diarahkan untuk mengikuti proses sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi peserta yang belum memiliki media online, PWMOI menyatakan akan memberikan fasilitasi melalui media group Jaring Media Nusantara (JMN).

Terbuka bagi Masyarakat

Program Satu Desa, Satu Wartawan tersebut terbuka bagi masyarakat yang berminat menjadi wartawan atau reporter.

Tulis Komentar

Komentar