Seputar Publik / Berita

Gema Waisak Pindapata Nasional 2026 di Kemayoran Dihadiri 10.000 Umat Buddha, Tebarkan Harmoni dan Kebhinekaan

Sebanyak 78 Bhikkhu Sangha Theravada Indonesia memimpin prosesi suci Pindapata di Jakarta, menghadirkan pesan perdamaian, tradisi kemurahan hati, dan semangat persatuan lintas agama menjelang Tri Suci Waisak 2570 BE.
Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, hadiri Gema Waisak Piṇḍapata Nasional 2026. Prosesi suci yang dipimpin 78 Bhikkhu ini menjadi simbol kemurahan hati, perdamaian, serta harmoni kebhinekaan Indonesia. Di Kemayoran Jakarta pusat, Minggu (10/5/2026). Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, hadiri Gema Waisak Piṇḍapata Nasional 2026. Prosesi suci yang dipimpin 78 Bhikkhu ini menjadi simbol kemurahan hati, perdamaian, serta harmoni kebhinekaan Indonesia. Di Kemayoran Jakarta pusat, Minggu (10/5/2026).

Seputarpublik.com, JAKARTA — Kawasan Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, dipadati lebih dari 10.000 umat Buddha dalam gelaran Gema Waisak Pindapata Nasional 2026, Minggu (10/5/2026), sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhis Era (BE).

Kegiatan tahunan yang menjadi salah satu agenda spiritual terbesar umat Buddha di Indonesia ini menghadirkan 78 Bhikkhu dari Saṅgha Theravada Indonesia (STI) yang memimpin prosesi suci Pindapata, tradisi luhur di mana para Bhikkhu berjalan dengan sikap meditatif untuk menerima persembahan dana dari umat berupa makanan kering, obat-obatan, serta kebutuhan pokok lainnya.

Tahun ini, pelaksanaan Piṇḍapata memiliki makna istimewa karena menjadi bagian dari rangkaian Tahun Kencana setengah abad Saṅgha Theravada Indonesia, sekaligus menegaskan nilai spiritual yang berpadu dengan aksi sosial nyata bagi masyarakat luas.


Mengusung tema “Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih bagi Negeri”, kegiatan ini mengambil rute dari Bundaran Indogrosir (MGK) menuju Bundaran BNI PPK Kemayoran, lalu kembali ke titik awal di sepanjang Jalan Benyamin Sueb.

Tulis Komentar

Komentar