Seputar Publik / Berita

Hadapi Ancaman Kemarau, PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla dan Strategi Agronomi Berbasis Teknologi

Waspadai potensi El Nino, PalmCo siaga dengan AI pemantau titik api, penguatan infrastruktur air, dan strategi adaptif untuk menjaga produktivitas sawit.
Direktur Utama PTPN IV Palmco Jatmiko K Santosa: Direktur Utama PTPN IV Palmco Jatmiko K Santosa: "Waspada kemarau! PTPN IV PalmCo siaga hadapi potensi El Nino dengan teknologi AI, penguatan infrastruktur air, dan strategi agronomi adaptif demi menjaga produktivitas dan mencegah karhutla.

Salah satu fokus utama perusahaan adalah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang kerap menjadi ancaman serius saat kemarau panjang, terutama di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

PalmCo kini mengandalkan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama ARFINA (Artificial Intelligence Fire Monitoring Integrated Ground Checking Nusantara) untuk memantau potensi kebakaran secara real time.

“Sistem ini membantu kami mendeteksi titik panas lebih awal, sehingga penanganan bisa dilakukan sebelum api meluas,” jelas Jatmiko.

Ia menegaskan, teknologi tersebut didukung kesiapan sumber daya manusia di lapangan, di mana setiap peringatan sistem langsung ditindaklanjuti oleh tim operasional.

Infrastruktur Air dan Kolaborasi Lintas Sektor

Selain teknologi, perusahaan juga memperkuat infrastruktur pendukung, seperti pembangunan embung dan sekat kanal di area rawan kekeringan. Upaya ini diperkuat melalui kolaborasi bersama aparat TNI dan Polri dalam patroli serta penanganan darurat karhutla.

Strategi Agronomi Adaptif Jaga Produktivitas

Ancaman kemarau tidak hanya berdampak pada risiko kebakaran, tetapi juga terhadap produktivitas tanaman. Kekeringan berkepanjangan dapat memicu gangguan pertumbuhan, penurunan hasil produksi, hingga meningkatnya serangan hama.

Tulis Komentar

Komentar