Seputar Publik / Berita

BPDP Tetapkan PTPN IV PalmCo Teraktif Dampingi PSR, Luasan Capai 6.672 Hektare Secara Nasional

Peran strategis kemitraan perusahaan dorong percepatan Peremajaan Sawit Rakyat, tingkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani
PTPN IV PalmCo ditetapkan sebagai perusahaan teraktif dalam pendampingan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) oleh BPDP. Peran kemitraan ini menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani sawit Indonesia secara berkelanjutan. PTPN IV PalmCo ditetapkan sebagai perusahaan teraktif dalam pendampingan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) oleh BPDP. Peran kemitraan ini menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani sawit Indonesia secara berkelanjutan.

Seputarpublik.com, JAKARTA — Upaya percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) melalui skema kemitraan terus menunjukkan perkembangan signifikan. Di tengah dorongan pemerintah untuk meningkatkan produktivitas kebun rakyat, peran perusahaan sebagai pendamping dinilai semakin krusial.

Data terbaru Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menempatkan PTPN IV PalmCo sebagai perusahaan paling aktif dalam pendampingan program tersebut secara nasional.

Pelaksana Tugas Kepala Divisi Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, Dwi Nuswantara, mengungkapkan bahwa hingga saat ini PalmCo, subholding PTPN III (Persero), mencatat luasan pendampingan terbesar dibandingkan perusahaan lain.

“Peringkat pertama adalah PTPN atau PalmCo seluas 6.672 hektare. Selanjutnya disusul oleh Sinar Mas seluas 4.426 hektare dan Asian Agri seluas 3.204 hektare,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Capaian tersebut mencerminkan adanya pergeseran pendekatan dalam pelaksanaan PSR yang tidak lagi semata bertumpu pada pembiayaan, tetapi juga pada penguatan aspek teknis di lapangan. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian mendorong pola kemitraan agar perusahaan dapat berperan sebagai pendamping yang mentransfer teknologi serta praktik budidaya yang baik kepada petani.

Tulis Komentar

Komentar