Fauzi Bowo juga menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI Jakarta atas dukungan berkelanjutan terhadap pelestarian budaya Betawi.
Ia berharap, melalui kegiatan yang digelar secara sistematis ini, masyarakat Betawi dapat terus menjadi bagian penting dalam pembangunan Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada budaya.
“Kami mengajak seluruh warga Jakarta untuk hadir, mengenal, dan menikmati ragam budaya Betawi, sekaligus bersama-sama merawat tradisi yang baik ini,” ujarnya.
Sebagai penutup, Fauzi Bowo menyampaikan pantun khas Betawi:
Naik delman ke Cikini,
Ke Cikini mau makan bakmi,
Inti Lebaran Betawi silaturahmi,
Kalau enggak begitu, enggak ada arti.
Sementara itu, Ketua Umum Bamus Betawi, Riano P Ahmad, juga mengajak seluruh masyarakat Betawi cang, encing, nyak, hingga babe untuk meramaikan Lebaran Betawi 2026.
Menurut dia, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang tidak hanya menjadi ajang budaya, tetapi juga mempererat silaturahmi antara masyarakat Betawi dan seluruh warga Jakarta.
“Lebaran Betawi ini bukan hanya tradisi, tetapi juga ruang kebersamaan. Setiap tahun konsepnya terus berkembang dan menghadirkan hal-hal yang lebih strategis dan berbeda,” ujar Riano.
Ia juga mengingatkan bahwa Lebaran Betawi tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-18 sejak pertama kali digelar.
“Alhamdulillah, tahun ini memasuki tahun ke-18. Mari kita ramaikan dan meriahkan bersama di Lapangan Banteng,” katanya.
Riano menutup ajakannya dengan pantun:
Dari Buaran ke Karawang,
Jangan lupa mampir ke Bekasi,
Kalau ada umur panjang
Jangan lupa datang ke Lebaran Betawi.(*/hel)
Komentar