Karena itu, industri perkebunan dituntut untuk mempercepat penerapan konsep Smart Plantation melalui integrasi mekanisasi kegiatan lapangan dan digitalisasi sistem manajemen perusahaan.
"Transformasi ini adalah keharusan. Eksekusi operasional yang didukung oleh mekanisasi akan menjamin standarisasi proses dan efisiensi waktu, sementara digitalisasi memastikan setiap pelaporan dan pengambilan keputusan manajerial terkalibrasi secara objektif, cepat, dan berbasis data mutakhir. Keduanya harus berjalan beriringan agar corrective action di lapangan dapat dilakukan seketika," tegas Desrial.
Penerapan mekanisasi dan digitalisasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketepatan pelaksanaan pekerjaan, mempercepat proses pengawasan, serta mendukung pengambilan keputusan berdasarkan data aktual.
Dengan demikian, langkah korektif terhadap kendala operasional di lapangan dapat dilakukan secara lebih cepat dan terukur.
Perkuat GCG dan Pengawasan Internal
Dalam kesempatan yang sama, Dewan Komisaris juga menyoroti pentingnya penerapan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten di seluruh tingkatan manajemen.
Komentar