Tri juga menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam menanamkan nilai saling menghormati sejak dini. Ia menilai pendidikan karakter di rumah menjadi fondasi utama dalam membangun lingkungan yang aman dan setara.
“Anak laki-laki perlu dididik sejak dini untuk menghormati perempuan. Nilai saling menghargai harus ditanamkan tanpa memandang gender,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sebagai makhluk sosial, setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang saling menghormati, baik di dalam keluarga maupun di masyarakat luas.
Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas pentingnya perlindungan perempuan dari berbagai perspektif. Diharapkan, forum tersebut dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta terkait isu kekerasan terhadap perempuan.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta Dewi Indriati Rano Karno, kader TP PKK DKI Jakarta, serta pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Pusat.
Melalui kegiatan ini, TP PKK berharap upaya menciptakan ruang aman bagi perempuan dapat terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak, baik di tingkat keluarga maupun masyarakat luas.(red)*
Komentar