Seputar Publik / Berita

Dugaan Perambahan 450 Hektare Hutan Eks PT Sumatera Silva Lestari Disorot, Saksi Sebut Ada Pihak yang Menggerakkan Massa

Perambahan kawasan hutan eks PBPH PT Sumatera Silva Lestari di Padang Lawas disebut mencapai sekitar 450 hektare. Saksi dan pemerhati lingkungan meminta aparat menelusuri pihak yang diduga menggerakkan massa, memastikan status hukum kawasan, serta memberikan perlindungan kepada saksi.
Kawasan hutan eks PBPH PT Sumatera Silva Lestari di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, menjadi sorotan menyusul dugaan pembakaran dan perambahan yang disebut mencapai sekitar 450 hektare. Pemerhati lingkungan mendesak pengusutan menyeluruh dan kepastian status hukum kawasan. Kawasan hutan eks PBPH PT Sumatera Silva Lestari di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, menjadi sorotan menyusul dugaan pembakaran dan perambahan yang disebut mencapai sekitar 450 hektare. Pemerhati lingkungan mendesak pengusutan menyeluruh dan kepastian status hukum kawasan.

Seputarpublik.com || PADANG LAWAS, – Dugaan perambahan kawasan hutan eks Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT Sumatera Silva Lestari di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, menjadi sorotan. Luas kawasan yang diduga telah dirambah disebut mencapai sekitar 450 hektare.

Berdasarkan informasi dan pantauan lapangan yang disampaikan kepada redaksi, aktivitas pembukaan lahan tersebut melibatkan sejumlah orang dalam jumlah besar. Di sekitar kawasan yang sama, juga dilaporkan adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dugaan pencurian jaringan listrik.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap kerusakan lingkungan, gangguan terhadap kawasan hutan, serta potensi munculnya konflik sosial di tengah masyarakat.

Salah seorang saksi berinisial AR, yang mengaku berada di lokasi ketika aktivitas perambahan berlangsung, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diduga bukan semata-mata inisiatif masyarakat.

Menurut AR, terdapat indikasi pihak lain yang menggerakkan massa untuk memasuki kawasan tersebut.

Tulis Komentar

Komentar