Seputar Publik / Opini

Tuksa: Ruang Putih, Kehampaan Manusia, dan Perjalanan Menuju Batas Kewarasan

Karya: Lionel Jaden Huang, Kelas XI IPS — sebuah refleksi filosofis tentang kebebasan, absurditas kehidupan, pemberontakan, dan manusia yang berhadapan dengan kehampaan dirinya sendiri.
“Ketika ruang putih kehilangan warna, manusia dipaksa berhadapan dengan satu hal yang paling sulit dilawan: kehampaan di dalam dirinya sendiri.” “Ketika ruang putih kehilangan warna, manusia dipaksa berhadapan dengan satu hal yang paling sulit dilawan: kehampaan di dalam dirinya sendiri.”

Namun aku tidak peduli.

Aku kembali menghantam dinding itu.

Sekali lagi.

Dan sekali lagi.

Aku berharap dinding tersebut hancur.

Atau setidaknya, suara di kepalaku ikut menghilang bersamanya.

Namun dinding itu tetap berdiri.

Tidak retak.

Tidak berubah.

Tetap putih.

Tetap mulus.

Tetap tidak peduli.

Saat itu aku merasa dipermainkan.

Semakin terasa sakit luka yang kuterima, semakin jelas kusadari betapa sia-sianya semua yang kulakukan selama ini.

Seberapa keras pun aku berusaha mengubahnya, semuanya tetap tidak berubah.

Aku berteriak.

Tubuhku terhuyung.

Napas tersengal.

Kemudian aku jatuh.

Tulis Komentar

Komentar